This is default featured slide 1 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
This is default featured slide 2 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
This is default featured slide 3 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
This is default featured slide 4 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
This is default featured slide 5 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
Sunday, September 11, 2016
Friday, February 27, 2015
Memahami Perbedaan Reksadana dan Unit Link
- Praktis, kita cukup pencet no telp bank/agen penjual, staf marketing dengan rayuan mautnya akan segera meluncur ke tempat anda.
- Termasuk apply di rumah anda !
- Satu paket, jadi kita tak perlu ribet membeli asuransi dan investasi.
- Biasanya tahun pertama, sebagian iuran digunakan untuk premi asuransi (otomatis uang anda berkurang), baru tahun berikutnya bisa cuti premi dan dihitung sebagai investasi (tapi ada beberapa unitlink yang langsung memperhitungkan sebagai investasi dari tahun pertama)
- Hasil pengembangan investasi terbatas, kita tidak bisa memantau kinerja manajer investasi (MI) setiap saat kita ingin. Dan bila kinerja MI tidak bagus, kita tak boleh protes.
- Resiko investasi sama besar dengan reksadana.
- Minimal dengan belajar di awal sebelum berinvestasi, kita bisa lebih mengetahui resiko dari berinvestasi itu sendiri. Istilahnya, ibarat kita berlari, memang kita akan lebih cepat sampai tujuan, tapi dengan mengetahui bahwa ternyata resiko lari itu jatuh, dengan demikian kita jadi lebih waspada, berlari dengan pasang mata dan hati-hati.
- Kita bisa ikut aktif memantau perkembangan investasi kita. Jika misalnya kinerja manager investasi kurang baik, kita tinggal pindah kelain hati.
- Untuk kondisi emergency, kita bisa mencairkan dana setiap saat (kurang lebih dana diterima 1 minggu dari waktu pencairan/redeem)
- Reksadana bisa dimulai dari RP. 100 ribu, jadi terjangkau oleh semua kalangan.
- Beberapa bank sudah seperti supermarket reksadana (kita tinggal duduk manis di depan komputer, dan beli secara online). Jadi resiko malu bawa duit 100 ribu ke bank untuk beli reksadana bisa diminimalisir.
- Keuntungan terakhir (sementara ini), dengan mencari informasi sebanyak mungkin tentang reksadana dengan gratis, otomatis anda browsing kan di web, dan ketemulah web portal reksadana ini, disini selain ilmu kita juga bisa cari teman, saudara, or ilmu-ilmu yang lain di luar reksadana (keuntungan non material lah).
- Kalau anda ingin mengetahui reksadana anda harus cari informasi sendiri sebanyak mungkin, minimal harus dateng ke Bank dan ketemu marketing reksadana di bank. Tapi kalau anda mengharapkan marketingnya bisa tinggal telpon dan dia meluncur langsung ke tempat anda (seperti halnya unitlink).
- Tidak ada tanggungan asuransi.











